Wudhu adalah langkah awal yang suci menuju kehadiran dalam ibadah, khususnya saat kita hendak melakukan sholat. Meniru aturan Nabi Muhammad SAW dalam tata cara pelaksanaan wudhu, kita tidak hanya menjaga kesucian fisik kita, tetapi juga mengikuti teladan terbaik yang pernah ada dalam sejarah manusia. Dalam ajaran Islam, wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat, dan harus dilakukan dengan benar sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
Wudhu adalah cara suci yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, yaitu dengan menggunakan air suci pada bagian-bagian tertentu dari tubuh, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam syariat. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan umat Muslim untuk berwudhu sebelum melaksanakan sholat. Firman-Nya dalam Surat Al-Maidah ayat 6:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki.”
Dari ayat ini, kita dapat memahami bahwa Allah SWT memerintahkan wudhu dan sekaligus memberikan panduan yang tepat tentang bagaimana melaksanakannya. Nabi Muhammad SAW, sebagai utusan Allah, hadir di dunia ini untuk memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai ajaran-Nya yang awalnya bersifat umum.
Melalui tindakan-tindakan yang dicatat oleh para sahabat Nabi dalam berbagai riwayat hadits, kita dapat mempelajari tata cara wudhu yang benar sesuai dengan ajaran sunnah. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Utsman bin Affan, kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad SAW berwudhu dengan cara yang jelas dan terstruktur. Ia membasuh tangan, berkumur, menghirup air ke hidung, membasuh wajah, tangan hingga siku, mengusap kepala, dan membasuh kaki hingga mata kaki. Setelah itu, ia membaca doa setelah wudhu.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tata cara wudhu yang benar sesuai ajaran Islam, termasuk niat, bacaan doa, dan urutan yang dianjurkan. Selain itu, kita juga akan membahas pentingnya wudhu dalam sholat dan bagaimana kita bisa memastikan bahwa wudhu yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan apa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Pengertian Wudhu dalam Islam
Secara bahasa, kata “wudhu” berarti kebersihan atau penyucian. Dalam istilah agama, wudhu adalah proses membersihkan anggota tubuh tertentu dengan air suci sebelum melaksanakan sholat. Tujuan dari wudhu adalah untuk menyucikan diri dan mempersiapkan diri secara spiritual sebelum berhadapan dengan Allah SWT.
Dalam syariat Islam, wudhu memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi agar menjadi sah. Syarat-syarat tersebut antara lain: air yang digunakan harus bersih, tidak mengandung najis, dan tidak haram, serta niat yang ikhlas karena Allah SWT. Jika semua syarat ini terpenuhi, maka wudhu yang dilakukan dianggap sah dan dapat dilanjutkan dengan sholat.
Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW
Tata cara wudhu yang benar sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW terdiri dari beberapa langkah yang harus dilakukan secara berurutan. Berikut adalah langkah-langkahnya:
-
Berniat dalam hati untuk berwudhu
Sebelum memulai wudhu, kita harus berniat dalam hati untuk berwudhu karena Allah SWT. Niat ini merupakan bagian dari syarat sahnya wudhu. Niat yang benar adalah niat untuk menyucikan diri dan mempersiapkan diri untuk sholat. -
Membaca basmalah
Setelah berniat, kita membaca “bismillahirrahmaanirrahiim” sebagai permulaan wudhu. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada Allah SWT dan menunjukkan bahwa kita berwudhu atas dasar perintah-Nya. -
Membasuh kedua telapak tangan tiga kali
Kita mulai dengan membasuh tangan kiri dan kanan dengan air suci. Setiap tangan dibasuh tiga kali. Langkah ini bertujuan untuk membersihkan tangan sebelum melanjutkan ke bagian-bagian lain dari tubuh. -
Berkumur tiga kali
Setelah tangan dibasuh, kita berkumur tiga kali. Berkumur adalah bagian dari wudhu yang bertujuan untuk membersihkan mulut dan membuatnya bersih sebelum sholat. -
Menghirup air ke dalam hidung tiga kali
Setelah berkumur, kita menghirup air ke dalam hidung tiga kali. Ini disebut istinsyaq dan merupakan bagian dari wudhu yang penting untuk membersihkan hidung. -
Membasuh wajah tiga kali
Setelah menghirup air ke hidung, kita membasuh wajah tiga kali. Wajah yang dibasuh mencakup seluruh area wajah, termasuk dagu, pipi, dan alis. -
Membasuh tangan hingga siku tiga kali
Setelah wajah dibasuh, kita membasuh tangan kiri dan kanan hingga siku tiga kali. Tangan harus dibasuh dengan air suci dan tidak boleh ada bagian yang terlewat. -
Mengusap kepala tiga kali
Setelah tangan dibasuh, kita mengusap kepala tiga kali. Mengusap kepala merupakan bagian dari wudhu yang bertujuan untuk menyucikan rambut dan kulit kepala. -
Membasuh kedua telinga tiga kali
Setelah mengusap kepala, kita membasuh kedua telinga tiga kali. Telinga harus dibasuh dengan air suci dan diusap dengan tangan. -
Membasuh kaki hingga mata kaki tiga kali
Terakhir, kita membasuh kaki hingga mata kaki tiga kali. Kaki harus dibasuh dengan air suci dan tidak boleh ada bagian yang terlewat. -
Membaca doa setelah wudhu
Setelah semua bagian tubuh dibasuh, kita membaca doa setelah wudhu. Doa ini bertujuan untuk memohon perlindungan dari Allah SWT dan memperkuat niat untuk beribadah.
Doa Saat Membasuh Anggota Tubuh dalam Wudhu
Selain langkah-langkah di atas, ada juga doa-doa yang bisa dibaca saat membawa anggota tubuh dalam wudhu. Doa-doa ini bisa dibaca setiap kali kita membasuh bagian tertentu dari tubuh. Beberapa contoh doa yang sering dibaca saat wudhu adalah:
-
Doa Membasuh Telapak Tangan:
“Allahummah fadz yadaya ‘an ma’ashika kuliha.”
Artinya: “Ya Allah, peliharalah kedua tanganku dari segala kemaksiyatan kepadamu.” -
Doa Berkumur:
“Allahumma A’inniy ‘ala dzikrika wa husni ‘ibadatik.”
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku untuk senantiasa berdzikir kepada-Mu dan bersyukur kepada ni’mat-Mu dan kebaikan ‘ibadahku pada-Mu.” -
Doa Menghirup Air:
“Allahumma Arihni Ro-ihatal janati wa anta ‘anni rodhin.”
Artinya: “Ya Allah, harumilah aku dengan harum-haruman Syurga.” -
Doa Membasuh Muka:
“Allahumma bayidh wajhi binurika yauma tabyadhu wujuhu wa taswaddu wujuh.”
Artinya: “Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari dimana wajah-wajah sama putih karena rahmat-Mu, dan pada hari dimana wajah-wajah sama hitam karena ‘adzab-Mu.” -
Doa Membasuh Tangan Kanan:
“Allahumma a’thini kitabi bi yamini wa hasibni hisabay yasiro.”
Artinya: “Ya Allah, berikanlah kepadaku catatan amalku dari tangan sebelah kanan dan hisablah aku dengan hisaban yang ringan.” -
Doa Membasuh Tangan Kiri:
“Allahumma la tuthi’ni kitabi bi syimali wa la min waro-i dzhohri.”
Artinya: “Ya Allah, jangan Engkau berikan kepadaku catatan amalku dari sebelah kiri dan jangan Engkau berikan catatan ‘amalku dari belakangku.” -
Doa Mengusap Kepala:
“Allahumma harrim sya’ri wa basyari ‘alan nar.”
Artinya: “Ya Allah, halangilah rambutku dan kulitku dari sentuhan api neraka.” -
Doa Mengusap Telinga:
“Allahummaj ‘alni miman yastami’unal qaula fa yattabi’una ahsanah.”
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku dari kelompok orang-orang yang mau mendengarkan perkataan, maka mereka menjadi patuh kepada kebaikan.” -
Doa Membasuh Kaki Kanan:
“Allahumma Tsabbit Qodami ‘alash shirothi yauma Tutsabbit fihi Aqdamu ‘Ibadikash Sholihin.”
Artinya: “Ya Allah, tetapkanlah telapak kaki aku diatas shirot (Jembatan shirotol Mustaqim) pada hari dimana Engkau tetapkan kaki-kaki para hamba-Mu yang sholih-sholih.” -
Doa Membasuh Kaki Kiri:
“Allahumma La Tazilu qodami fin nari yauma Tazilu aqdamul munafiqin wal musyrikin.”
Artinya: “Ya Allah, jangan Engkau menggelincirkan telapak kaki aku ke neraka pada hari dimana Engkau menggelincirkan kaki orang-orang munafiq dan orang-orang musyrik.” -
Doa Sesudah Wudhu:
“Asy hadu anlaa ilaha illallahu wahdahu la syarikalah wa Asy hadu anna Muhammadan ‘Abduhu wa rosuluh. Allahummaj’alni minatwaabiina waj ‘alni minal mutathohirin waj ‘alni min ‘ibadikash sholihin.”
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang hak wajib disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad itu hambanya Allah dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku pad kelompok dari orang-orang yang bertaubat. Dan jadikanlah aku pada golongan orang-orang bersih dari para hamba-Mu yang sholih-sholih.”
Hukum Membaca Doa Saat Sedang Membasuh Anggota Tubuh
Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hukum membaca doa saat sedang membasuh anggota tubuh dalam wudhu. Menurut Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, doa-doa yang dibaca pada tiap-tiap anggota wudhu tidak ada dasarnya sama sekali dari sunnah Rasul SAW. Para ulama fiqih mengatakan bahwa disunnahkan membaca doa pada tiap-tiap anggota wudhu berdasarkan perkataan ulama salaf, mereka pun menambahkan dan mengurangi bacaan doa tersebut. Alhasil, mereka mengatakan setelah membaca basmalah lalu bisa dilanjut dengan doa-doa yang banyak diketahui dari ulama salaf.
Namun, meskipun demikian, membaca doa saat membasuh anggota tubuh dalam wudhu tetap dianggap sebagai sunnah dan dapat meningkatkan kualitas wudhu kita. Doa-doa ini bisa dibaca setiap kali kita membasuh bagian tertentu dari tubuh, seperti wajah, tangan, kaki, dan telinga.
Pentingnya Wudhu dalam Sholat
Wudhu adalah salah satu syarat sahnya sholat. Tanpa wudhu yang benar, sholat tidak akan diterima oleh Allah SWT. Dalam hadits Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:
“Tidak diterima sholat orang yang berhadats sampai ia berwudhu.”
Ini menunjukkan bahwa wudhu sangat penting dalam sholat. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa wudhu yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, wudhu juga memiliki manfaat spiritual dan moral. Dengan melakukan wudhu, kita memperkuat niat untuk beribadah dan menjaga kesucian diri. Wudhu juga menjadi simbol kesadaran kita akan keberadaan Allah SWT dan keinginan untuk merendahkan diri di hadapan-Nya.
Kesimpulan
Dalam artikel ini, kita telah membahas secara lengkap tata cara wudhu yang benar sesuai ajaran Islam. Wudhu adalah langkah awal yang suci menuju kehadiran dalam ibadah, khususnya saat kita hendak melakukan sholat. Dengan melakukan wudhu dengan benar, kita tidak hanya menjaga kesucian fisik kita, tetapi juga mengikuti teladan terbaik yang pernah ada dalam sejarah manusia.
Kita juga telah membahas doa-doa yang bisa dibaca saat membasuh anggota tubuh dalam wudhu, serta pentingnya wudhu dalam sholat. Semoga dengan informasi yang diberikan dalam artikel ini, kita dapat memahami dan menerapkan tata cara wudhu yang benar sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.





