Indoaktual – Surakarta, Kelompok MBKM Proyek Kemanusiaan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyelenggarakan kegiatan Workshop Handcraft Gypsum di Sekolah Luar Biasa Yayasan Rehabilitasi Tuna Rungu Wicara (SLB-YRTRW) Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh siswa tingkat SMA dan menjadi bagian dari program pendampingan pendidikan vokasional yang berorientasi pada pengembangan kreativitas dan keterampilan praktis.
Workshop ini bertujuan untuk melatih kemampuan kreativitas siswa dalam menciptakan karya kerajinan tangan berbahan dasar gypsum. Melalui kegiatan ini, siswa dibimbing untuk memahami proses pembuatan objek secara bertahap, mulai dari pencetakan hingga tahap penyelesaian karya berupa tempat penaruh gelang. Selain itu, siswa juga diberikan kesempatan untuk mewarnai hasil karya masing-masing sebagai sarana mengekspresikan ide dan imajinasi secara visual.

Kegiatan mewarnai dalam workshop ini menjadi bagian penting untuk melihat potensi dan karakter kreativitas siswa. Meskipun memiliki keterbatasan pendengaran, para siswa menunjukkan antusiasme dan kemampuan berkreasi yang baik. Hal tersebut menegaskan bahwa keterbatasan bukan menjadi hambatan untuk berkarya, melainkan dapat menjadi dorongan untuk mengembangkan potensi melalui pendekatan pembelajaran yang tepat dan inklusif.
Selain sebagai kegiatan pembelajaran, workshop ini juga didokumentasikan dalam bentuk foto dan video sebagai arsip kegiatan sekolah. Dokumentasi tersebut dimanfaatkan sebagai bahan pendukung pembuatan company profile SLB-YRTRW serta media informasi untuk memperkenalkan aktivitas dan program pendidikan sekolah kepada masyarakat luas.
Melalui pelaksanaan Workshop Handcraft Gypsum ini, Kelompok MBKM Proyek Kemanusiaan ISI Surakarta berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan inklusif, khususnya dalam pengembangan keterampilan vokasional dan kreativitas siswa SLB, sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan khusus.
Penulis: M. Arie Kurniawan Dalimunte – Kampus : ISI Surakarta



