Indoaktual – DBL Academy Championship, sebelumnya dikenal sebagai DBL Academy Festival merupakan ajang kompetisi untuk para students DBL Academy dari setiap stage dari mulai Hoops hingga Elite di seluruh cabang DBL Academy, yaitu Surabaya Barat, Surabaya Timur dan Yogyakarta.
Dalam event ini, 300 students dari setiap stage dan branch akan berkumpul untuk bermain basket bersama teman-teman dari cabang DBL Academy lainnya, dibimbing oleh 50 coaches, selama 3 hari yang seru dan 30 pertandingan yang intens dari tanggal 7 hingga 9 November 2025.
Dengan kurikulum dan metode pembelajaran yang sama diterapkan di semua cabang, DBL Academy Championship berfungsi sebagai platform bagi setiap siswa untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari selama berada di DBL Academy.

Dimaz Muharri, Basketball Director DBL Academy mengungkapkan bahwa tahun 2025 jadi tahun ketiga DBL Academy Championship, yang mana sebelumnya DBL Academy Championship pertama kali mulai di Jogja pada tahun 2023 yang dari Surabaya datang, tahun kedua tuan rumahnya Surabaya, yang dari Jogja datang ke Surabaya dan tahun 2025 DBL Academy Jogja kembali menjadi tuan rumah untuk DBL Academy Championship.

Pertandingan pada hari pertama dibuka dengan pertandingan antara DBL Academy Surabaya East melawan DBL Academy Surabaya West pada kategori Hoops Yellow Division, dalam pertandingan ini skor dari masing-masing tim tidak ditampilkan karena menggunakan FIBA Mini Basketball.
Coach Dimaz (sapaan karibnya) menuturkan bahwa ada yang namanya aturan FIBA Mini Basketball. Jadi tidak menampilkan skor dan aturan bisa dimodifikasi. Yang udah pasti adalah Mix, ada cewek, ada cowok. Biasanya digunakan di usia 5 sampai 12 tahun.
“Gunanya ya agar anak-anak lebih ceria, lebih happy, lebih suka lagi olahraga bola basket ini. Kalau timnya kalah, tidak jadi murung dan terlalu happy kalau timnya menang. Jadi semuanya adalah agar mereka bisa mengeluarkan kemampuan mereka, talenta mereka di olahraga bola basket,” ungkap coach Dimaz
“Tujuan paling utama untuk FIBA Mini Basketball ini adalah mendorong anak-anak untuk belajar teknik dasar basket. Seperti shooting, passing, dribbling dan yang paling penting juga sportivitas. Yang terakhir, membuat anak bermain basket tanpa tekanan menang dan kalah,” pungkasnya.

Dengan digelarnya ajang DBL Academy Championship 2025 ini, harapannya dapat menjadi suatu langkah penting bagi DBL Indonesia menuju pembukaan cabang baru dari DBL Academy, yaitu DBL Academy Jakarta pada tahun 2026 ini.
Contact Person:
Zahir Alawiy Juangsyah
Email: zhralawiy5@std.isi-ska.ac.id
Telepon: 085155236358





