INDOAKTUAL – Kualitas pemilihan coating lantai pada bangunan hunian, komersial maupun industri tidak terlepas dari tantangan durabilitas (durability). Penting untuk Anda ketahui bahwa durabilitas lantai beton sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitarnya.
Ada berbagai faktor seperti suhu, iklim dan kelembaban yang menjadi aspek berpengaruh pada kinerja lantai beton dalam jangka panjang.
Pada artikel kali ini akan dibahas terkait tantangan serta solusi durabilitas lantai beton pada iklim tropis dan kering. Dua iklim yang umum terjadi di wilayah geografis Indonesia. Mari simak pembahasannya!
Durabilitas Lantai Beton di Iklim Tropis
Wilayah Indonesia termasuk ke dalam iklim tropis yang memiliki karakter kelembaban tinggi, curah hujan besar dan suhu yang konstan sepanjang tahun.
Kondisi iklim seperti ini akan berdampak signifikan bagi struktur lantai beton. Terutama jika Anda tidak memperhatikan lapisan tambahan pada lantai.
Beberapa potensi tantangan durabilitas lantai beton pada iklim tropis adalah retakan lantai beton dini dan risiko lantai rembes saat siklus basah-kering muncul. Sehingga, jika ini terjadi dapat berpotensi mempersingkat usia pengaplikasian lantai beton.
Durabilitas Lantai Beton di Iklim Kering
Di beberapa wilayah Indonesia juga memiliki iklim yang cenderung kering, yang mana memengaruhi proses penguapan air yang sangat cepat saat pemasangan lantai beton. Kondisi tersebut dapat mengganggu hidrasi semen dan memiliki risiko retak yang sulit dikendalikan.
Tidak hanya hal itu, perubahan suhu ekstrem akan memengaruhi usia lantai beton. Hal inilah yang membuat seringkali muncul masalah lantai yang mudah retak atau rusak.

Solusi dan Inovasi Durabilitas Lantai Beton pada Iklim Kering
Jadi, dapat Anda pahami bahwa durabilitas lantai beton berbeda-beda tergantung dari kondisi iklim suatu wilayah. Masing-masing juga memiliki tantangan yang perlu diantisipasi secara cermat dan tepat.
Beberapa solusi dan inovasi untuk meningkatkan durabilitas lantai beton pada iklim tropis dan kering. Berikut pembahasannya:
-
Penggunaan Admixture
Penggunaan admixture lantai epoxy merupakan solusi tepat agar lantai beton siap menghadapi kondisi iklim apapun. Jenis admixture superplasticizer atau retarder akan membantu memperlambat reaksi hidrasi pada lantai beton.
Terutama jika kondisi iklim tropis dan kering, sehingga workability lantai tetap terjaga. Lalu, material admixture juga akan meningkatkan kekuatan lantai beton pada berbagai kondisi iklim.
-
Kontrol Suhu saat Pengecoran
Optimalisasi material admixture akan bertambah jika saat proses pengecoran lantai beton juga tepat. Misal pada proyek besar, pengecoran lantai dilakukan pada pagi atau malam hari untuk menghindari suhu ekstrem pada siang hari.
Selain itu, penggunaan air dingin juga terkadang dibutuhkan sebagai langkah pengontrolan suhu. Cara-cara tersebut berguna agar kualitas acian beton lebih segar dan hidrasinya tepat.
-
Pemilihan Coating Lantai yang Berkualitas
Meningkatkan durability dan workability dari lantai beton juga membutuhkan proses coating yang tepat. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memilih produk lantai epoxy yang berkualitas.
Rekomendasi coating untuk lantai beton terbaik dapat Anda coba produk Sikafloor®-374 CP SL, yang merupakan material high build yang tahan terhadap suhu ekstrem.
Pengaplikasian material coating yang mudah juga dapat membantu memaksimalkan daya ikat pada lantai beton. Sehingga, hasil akhirnya akan berdampak baik bagi usia lantai beton dan daya tahan terhadap berbagai kondisi suhu atau iklim.
-
Proses Curing yang Tepat
Solusi lantai beton dapat bertahan di kondisi iklim dan tropis adalah proses curing yang tepat. Proses penyiraman yang rutin dan penggunaan karung basah dapat mempertahankan kelembaban beton.
Metode curing dapat dilakukan dengan cara penyiraman atau membrane curing untuk mencegah penguapan air. Disarankan untuk melakukan metode ini pada 4-12 jam pertama setelah proses pengaplikasian epoxy lantai dilakukan.
Langkah curing ini sangat diperlukan agar hidrasi berlangsung optimal, sehingga daya tahan lantai beton lebih kuat dan aplikasi coating epoxy lebih mengikat.
-
Perawatan Rutin dan Terampil
Terakhir, lakukan perawatan rutin dan terampil untuk mengoptimalkan durabilitas lantai beton di wilayah iklim tropis dan kering. Perawatan lapisan lantai PU (Polyurethane) dan epoxy tentu harus dilakukan berkala.
Proses pembersihan harian hingga mingguan perlu dilakukan. Anda dapat menggunakan sapu dan kain pel untuk menghindari material abrasif yang berisiko bagi lantai beton.
Inspeksi berkala juga sangat disarankan untuk mendeteksi kerusakan sejak dini. Jadi, perawatan rutin dan terampil dapat mengoptimalkan fungsi lantai beton dalam jangka panjang.
Tingkatkan Durabilitas Lantai Beton Bangunan Anda dengan Coating Lantai dari Sikafloor!
Dapat disimpulkan bahwa durabilitas (durability) lantai beton di setiap kondisi iklim ternyata berbeda-beda. Namun, tantangan yang Anda hadapi relatif sama, yaitu menghindari hidrasi berlebih karena suhu ekstrem dan hidrasi yang berkurang karena kondisi terlalu basah.
Setiap tantangan tersebut akan berakhir pada risiko kerusakan lebih dini pada lantai beton. Oleh karena itu, Anda tidak hanya perlu memperhatikan material admixture pada campuran beton, tetapi juga memilih coating yang tepat untuk bagian lantai.
Rekomendasi produk Sikafloor dapat Anda pilih untuk proses coating yang tepat dan daya tahan kuat. Sikafloor®-374 CP SL memiliki keunggulan resistansi baik terhadap beban mekanik. Selain itu, kemudahan pengaplikasian dapat menghemat biaya Anda.
Lalu, terdapat rekomendasi produk pelapis lantai PU yaitu Sikafloor®-40 ID, yang mana modifikasi coating yang mudah larut dalam air. Material pembuatnya yaitu semen dan agregat dengan sifat self-smoothing. Produk ini cocok untuk area produksi kering, gudang dan bengkel.
Memilih produk material flooring dari Sika tak perlu diragukan karena sudah 115 tahun banyak proyek domestik dan internasional menggunakan material tersebut. Salah satu contoh proyeknya adalah area parkir Manufaktura Shopping Centre di Polandia.
Jadi, segera pilih produk coating lantai dari Sika untuk hasil akhir yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan iklim tropis dan kering di Indonesia!





