INDOAKTUAL, UNGARAN TIMUR, Sidomulyo, 15 Februari 2026 – Menandai purnatugas program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menyelenggarakan puncak acara bertajuk EXPO KKN.

Kegiatan berskala distrik ini dipusatkan di Alun-Alun Bung Karno (ASJO), Kabupaten Semarang, pada Minggu, 15 Februari 2026, dengan melibatkan ratusan mahasiswa dari 10 kelurahan di wilayah Kecamatan Ungaran Timur.

Gelaran ekshibisi ini menjadi representasi kolaborasi yang solid antara institusi pendidikan tinggi, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan strategis, di antaranya Camat Ungaran Timur, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPGRIS, Dekan Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi Informasi (FMIPATI) UPGRIS, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Koordinator Kecamatan (Korcam), jajaran DPL dari 10 kelurahan, para Kepala Desa dan Lurah, serta didukung penuh oleh kehadiran Kapolsek dan Danramil setempat.

Rangkaian acara dirancang secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada pameran produk kewirausahaan, tetapi juga pada penguatan kohesi sosial masyarakat.

Agenda diawali sejak pagi dengan kegiatan jalan sehat massal yang diikuti oleh warga umum beserta seluruh peserta KKN.

Guna menstimulasi antusiasme partisipan, panitia menyelenggarakan pembagian doorprize yang dilakukan segera setelah peserta mencapai garis akhir jalan sehat, dan terus diundi secara berkala di sela-sela berlangsungnya pameran utama.

Pada sesi ekshibisi, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 07 dari Kelurahan Sidomulyo turut mengambil peran krusial.

Mereka mempresentasikan berbagai luaran (output) program kerja unggulan, termasuk hasil pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta inovasi pemberdayaan masyarakat yang telah direalisasikan selama masa pengabdian di wilayah Sidomulyo.

Dekan FEB UPGRIS, dalam sambutan resminya, memberikan apresiasi atas capaian kinerja para mahasiswa.

“EXPO KKN ini merupakan manifestasi dari hilirisasi keilmuan mahasiswa. Karya dan inovasi yang ditampilkan oleh kesepuluh kelompok hari ini membuktikan bahwa mahasiswa UPGRIS memiliki kapabilitas untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan agen transformasi sosial di Kabupaten Semarang,” tegasnya di hadapan para tamu undangan.

Senada dengan pandangan akademis tersebut, Camat Ungaran Timur menilai kehadiran mahasiswa KKN memberikan akselerasi nyata terhadap program pembangunan daerah.

“Sinergitas yang terbangun pada hari ini sangat luar biasa. Berbagai produk unggulan desa yang dipamerkan menunjukkan bahwa intervensi mahasiswa KKN sangat efektif dalam menggali dan memaksimalkan potensi lokal di Kecamatan Ungaran Timur,” ungkap Camat Ungaran Timur di sela-sela kunjungannya meninjau stan pameran.

Sebagai konklusi dari keseluruhan rangkaian acara, panitia menghadirkan atraksi seni tradisional Reog pada penghujung kegiatan.

Pertunjukan yang diletakkan di akhir acara ini sukses menjadi magnet penonton sekaligus menegaskan komitmen mahasiswa KKN UPGRIS dalam melestarikan intangible cultural heritage (warisan budaya takbenda) di tengah disrupsi modernisasi.

Kesuksesan perhelatan akbar EXPO KKN di ASJO ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial perpisahan semata.

Lebih jauh, kegiatan kolaboratif ini diproyeksikan mampu meninggalkan jejak keberlanjutan (sustainability) bagi kemandirian ekonomi, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Ungaran Timur.