INDOAKTUAL – SEMARANG,  Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali mengukuhkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Kamis, 14 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan manifestasi konkret dari pilar ketiga Tridharma Perguruan Tinggi, di mana civitas academica dituntut untuk tidak hanya unggul dalam tatanan teoretis, tetapi juga berdampak dalam tatanan praktis di masyarakat.

Penerjunan ini menandai dimulainya periode pengabdian mahasiswa yang akan berlangsung selama 50 Hari. Kehadiran mahasiswa UPGRIS di Kelurahan Sidomulyo tidak sekadar diposisikan sebagai pemenuhan kewajiban kurikulum, melainkan sebagai upaya strategis untuk menghadirkan agent of change (agen perubahan) yang mampu bersinergi dengan masyarakat setempat.

Dalam prosesi serah terima yang berlangsung khidmat di Balai Kelurahan Sidomulyo, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Muhammad Safi’i,. S.T., M.T., menyerahkan secara resmi delegasi mahasiswa kepada pihak kelurahan.

Dalam mandatnya, mahasiswa ditekankan untuk mengedepankan pendekatan interdisipliner menggabungkan berbagai perspektif keilmuan mulai dari pendidikan, teknologi, hingga sosial ekonomi guna memetakan potensi
dan mengurai problematika yang ada di Kelurahan Sidomulyo.

“Mahasiswa UPGRIS hadir di Sidomulyo dengan membawa misi pemberdayaan berbasis riset sederhana (mini-research). Kami berharap mahasiswa mampu mengonversi ilmu pengetahuan yang didapat di kampus menjadi program kerja yang adaptif dan solutif bagi warga, khususnya dalam merespons dinamika di era digital ini,” ujar perwakilan tim KKN dalam sambutannya.

Lurah Sidomulyo, Bapak Evan, menyambut positif integrasi mahasiswa ke dalam struktur sosial masyarakatnya. Beliau menyoroti pentingnya kolaborasi antara semangat inovasi mahasiswa dengan kearifan lokal (local wisdom) yang dimiliki warga Sidomulyo.

Sinergitas ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi potensi desa, baik dalam sektor UMKM, administrasi desa, maupun edukasi masyarakat.

Program kerja yang dicanangkan di Kelurahan Sidomulyo ini difokuskan pada prinsip keberlanjutan (sustainability). Mahasiswa dituntut untuk meninggalkan legacy sistem atau pengetahuan yang dapat terus dijalankan oleh warga secara mandiri pasca-penarikan mahasiswa nantinya.

Dengan dimulainya kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS di Kelurahan Sidomulyo siap mengimplementasikan kapasitas intelektualnya untuk berkontribusi pada pembangunan daerah, sekaligus mengasah kepekaan sosial sebagai calon pemimpin masa depan yang berintegritas.