Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah “nutrien” yang terkait dengan kesehatan dan makanan. Namun, banyak orang masih bingung mengenai apa sebenarnya nutrien itu dan bagaimana perannya dalam tubuh. Nutrien adalah zat-zat penting yang diperlukan oleh tubuh untuk berfungsi secara optimal. Tanpa nutrien yang cukup, tubuh tidak akan bisa menjalankan aktivitas dasar seperti bernapas, bergerak, atau bahkan bertahan hidup.
Nutrien juga menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga imunitas tubuh, terutama bagi tenaga kesehatan yang bekerja di garda terdepan, seperti pada masa pandemi. Kebutuhan nutrisi bagi mereka tidak hanya sekadar memenuhi rasa lapar, tetapi juga menjamin keseimbangan gizi agar daya tahan tubuh tetap kuat. Dengan demikian, pemahaman tentang nutrien sangat penting, baik untuk diri sendiri maupun untuk menjaga kesehatan orang lain.
Pemahaman yang benar tentang nutrien dapat membantu kita membuat pilihan makanan yang lebih sehat dan memastikan bahwa tubuh mendapatkan semua zat yang dibutuhkan. Nutrien tidak hanya terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak, tetapi juga mencakup vitamin dan mineral yang vital bagi fungsi tubuh. Dengan penjelasan lengkap mengenai pengertian dan fungsi nutrien, artikel ini akan memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pembaca.
Apa Itu Nutrien?
Nutrien adalah zat-zat yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi normal. Zat-zat ini berasal dari makanan yang kita konsumsi dan harus diperoleh melalui pola makan yang seimbang. Nutrien dapat dibagi menjadi dua kategori utama: makronutrien dan mikronutrien.
Makronutrien adalah nutrien yang dibutuhkan dalam jumlah besar oleh tubuh, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Ketiganya merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan berperan dalam pembentukan jaringan serta metabolisme. Sementara itu, mikronutrien adalah nutrien yang dibutuhkan dalam jumlah kecil, tetapi memiliki peran penting dalam berbagai proses biologis, termasuk fungsi sistem imun, metabolisme, dan pertumbuhan sel-sel tubuh.
Secara umum, nutrien dikelompokkan sebagai berikut:
- Karbohidrat: Sumber energi utama.
- Protein: Membentuk struktur dan enzim dalam tubuh.
- Lemak: Sumber energi dan pelindung organ.
- Vitamin: Mengatur proses metabolisme.
- Mineral: Mendukung fungsi organ dan jaringan.
Setiap jenis nutrien memiliki peran spesifik dalam menjaga kesehatan tubuh, dan ketidakseimbangan dalam asupan nutrien dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kekurangan gizi, penyakit kronis, atau penurunan daya tahan tubuh.
Fungsi Utama Nutrien dalam Tubuh
Fungsi utama nutrien adalah untuk memenuhi kebutuhan energi, membangun dan memperbaiki jaringan, serta mengatur proses kimia dalam tubuh. Berikut penjelasan detailnya:
1. Menyediakan Energi
Nutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak berperan sebagai sumber energi. Karbohidrat adalah sumber energi utama karena mudah dicerna dan digunakan oleh tubuh. Lemak menyimpan energi dalam bentuk cadangan, sedangkan protein biasanya digunakan sebagai bahan baku untuk membangun jaringan, bukan sebagai sumber energi utama.
2. Membentuk Jaringan dan Organ
Protein dan lemak berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein adalah komponen utama dari otot, kulit, rambut, dan organ-organ internal. Lemak membentuk lapisan pelindung di sekitar organ dan membantu dalam transportasi vitamin larut lemak (A, D, E, dan K).
3. Mengatur Proses Metabolisme
Vitamin dan mineral berperan sebagai kofaktor dalam reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh. Misalnya, vitamin B kompleks membantu dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak, sedangkan mineral seperti kalsium dan fosfor berperan dalam pembentukan tulang dan gigi.
4. Meningkatkan Imunitas
Nutrien seperti vitamin C, vitamin D, zinc, dan selenium berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Pada tenaga kesehatan, khususnya yang bekerja di zona merah, kebutuhan nutrien ini sangat tinggi karena mereka menghadapi paparan infeksi yang lebih besar.
5. Mendukung Fungsi Otak dan Sistem Saraf
Asam lemak esensial, seperti omega-3, berperan dalam fungsi otak dan sistem saraf. Vitamin B kompleks juga sangat penting untuk kesehatan saraf dan pengaturan suasana hati.
Jenis-Jenis Nutrien dan Kebutuhan Harian
Berikut adalah daftar lengkap nutrien yang diperlukan oleh tubuh beserta kebutuhan harian sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019:
Makronutrien
| Nutrien | Kebutuhan Harian | Kebutuhan Saat Bekerja |
|---|---|---|
| Karbohidrat | 430 gram | 143 gram |
| Protein | 65 gram | 22 gram |
| Lemak | 75 gram | 25 gram |
Mikronutrien
| Mikronutrien | Kebutuhan Harian | Kebutuhan Saat Bekerja |
|---|---|---|
| Vitamin A (RE) | 650 mcg | 600 mcg |
| Vitamin D (mcg) | 15 mcg | 15 mcg |
| Vitamin E (mcg) | 15 mcg | 15 mcg |
| Vitamin K (mcg) | 65 mcg | 55 mcg |
| Vitamin C | 90 mg | 75 mg |
| Kalsium (mg) | 1000 mg | 1000 mg |
| Fosfor (mg) | 700 mg | 700 mg |
| Magnesium (mg) | 360 mg | 360 mg |
| Besi (mg) | 9 mg | 9 mg |
| Iodium (mcg) | 150 mcg | 150 mcg |
| Zink (mg) | 11 mg | 11 mg |
| Selenium (mcg) | 30 mcg | 30 mcg |
| Vitamin B1 (mg) | 1,2 mg | 1,1 mg |
| Vitamin B2 (mg) | 1,3 mg | 1,1 mg |
| Vitamin B3 (mg) | 16 mg | 14 mg |
| Vitamin B5 (mg) | 5 mg | 5 mg |
| Vitamin B6 (mg) | 1,3 mg | 1,3 mg |
| Vitamin B9 (mcg) | 400 mcg | 400 mcg |
| Vitamin B12 (mcg) | 4 mcg | 4 mcg |
| Natrium (mg) | 1500 mg | 1500 mg |
| Kalium (mg) | 4700 mg | 4700 mg |
| Kolin (mg) | 550 mg | 425 mg |
Kebutuhan nutrien ini bisa berbeda-beda tergantung usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Untuk tenaga kesehatan, kebutuhan nutrien cenderung lebih tinggi karena beban kerja yang berat dan risiko paparan infeksi yang tinggi.
Pentingnya Nutrisi Bagi Tenaga Kesehatan
Tenaga kesehatan, terutama yang bekerja di garda terdepan seperti ruang rawat pasien Covid-19, membutuhkan dukungan nutrisi yang optimal. Stres kerja, kurang tidur, dan beban pikiran dapat memengaruhi pola makan mereka, sehingga kebutuhan nutrisi harus dipenuhi secara tepat.
Instalasi Gizi RS Akademik UGM telah menyediakan paket makanan untuk tenaga kesehatan garda terdepan, yang mencakup makanan pokok, lauk hewani dan nabati, sayuran, serta camilan seperti susu UHT, biskuit, dan buah. Porsi makanan disesuaikan dengan AKG 2019 + 10% untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memastikan kebutuhan energi terpenuhi.
Selain itu, kebutuhan nutrisi bagi tenaga kesehatan juga dihitung secara rinci, seperti dalam Tabel 3, yang menunjukkan rincian pemberian makan dan snack di zona merah. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kebutuhan nutrien hampir terpenuhi secara optimal.
Tips Membuat Pola Makan Seimbang
Untuk memenuhi kebutuhan nutrien, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
- Konsumsi makanan beragam: Pastikan setiap porsi makanan mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
- Hindari makanan olahan: Makanan olahan biasanya rendah nutrisi dan tinggi gula serta lemak jenuh.
- Tambahkan sayuran dan buah-buahan: Sayuran dan buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan serat.
- Konsumsi air putih: Air membantu dalam proses metabolisme dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
- Jadwal makan teratur: Hindari makan terlalu cepat atau terlalu jarang.
Dengan pola makan yang seimbang, tubuh akan mendapatkan semua nutrien yang diperlukan untuk berfungsi secara optimal.
Kesimpulan
Nutrien adalah zat penting yang diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar. Dari segi fungsinya, nutrien berperan sebagai sumber energi, pembentuk jaringan, pengatur metabolisme, dan peningkat imunitas. Dengan pemahaman yang baik tentang nutrien, kita dapat membuat pilihan makanan yang lebih sehat dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Bagi tenaga kesehatan, khususnya yang bekerja di garda terdepan, kebutuhan nutrien sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan performa kerja. Dukungan nutrisi yang optimal tidak hanya membantu dalam menjalankan tugas sehari-hari, tetapi juga mencegah risiko kesehatan akibat stres dan paparan infeksi.
Dengan demikian, penting bagi kita semua untuk memahami dan menghargai peran nutrien dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah dengan menerapkan pola makan yang seimbang dan memastikan bahwa tubuh mendapatkan semua nutrien yang diperlukan.





