Mengendarai motor membutuhkan perlengkapan keselamatan yang utama, salah satunya adalah helm. Helm tidak hanya menjadi aksesori fashion, tetapi juga alat penting untuk melindungi kepala dari cedera akibat kecelakaan. Namun, banyak orang masih bingung dalam memilih ukuran helm yang tepat. Salah satu pertanyaan umum adalah “Helm ukuran L cocok untuk umur berapa?” Pertanyaan ini sangat relevan karena ukuran helm harus sesuai dengan usia dan bentuk kepala pengguna agar nyaman digunakan.
Helm ukuran L biasanya direkomendasikan untuk lingkar kepala sekitar 59-60 cm. Namun, faktor usia juga memengaruhi pemilihan ukuran helm. Anak-anak, remaja, dan dewasa memiliki bentuk kepala yang berbeda, sehingga diperlukan pendekatan khusus dalam memilih ukuran helm. Selain itu, ukuran helm yang tidak sesuai bisa menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan berisiko saat berkendara. Oleh karena itu, pemahaman tentang cara memilih helm yang tepat sangat penting untuk setiap pengendara, terutama bagi para pengguna helm ukuran L.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai helm ukuran L, termasuk ukuran kepala yang sesuai, cara memilih helm yang benar, serta syarat helm yang wajib dipenuhi. Kami juga akan memberikan informasi tambahan mengenai helm khusus untuk perempuan berhijab, yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Dengan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami, artikel ini bertujuan untuk membantu Anda memilih helm yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi fisik Anda.
Pengertian Helm Ukuran L dan Ukuran Kepala yang Sesuai
Helm ukuran L biasanya dirancang untuk pengguna dengan lingkar kepala sekitar 59-60 cm. Namun, penting untuk diketahui bahwa ukuran helm bukan hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh bentuk dan ukuran kepala seseorang. Misalnya, anak-anak mungkin memiliki kepala yang lebih kecil dibandingkan orang dewasa, meskipun mereka sudah mencapai usia tertentu. Sebaliknya, beberapa orang dewasa mungkin memiliki kepala yang relatif kecil, sehingga membutuhkan ukuran helm yang lebih kecil daripada ukuran L.
Untuk mengetahui ukuran helm yang tepat, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengukur lingkar kepala. Mengukur kepala dapat dilakukan dengan menggunakan pita pengukur atau tali. Letakkan pita pengukur di bagian terlebar kepala, yaitu sekitar 1-2 cm di atas alis mata dan melingkari kepala secara horizontal. Pastikan pita pengukur tidak terlalu kencang atau longgar. Setelah itu, catat hasil pengukuran tersebut dan bandingkan dengan standar ukuran helm.
Berikut adalah daftar ukuran helm beserta lingkar kepala yang direkomendasikan:
- Ukuran S: 56-57 cm
- Ukuran M: 58 cm
- Ukuran L: 59-60 cm
- Ukuran XL: 61-62 cm
- Ukuran XXL: 62-64 cm
Dengan mengacu pada ukuran ini, Anda dapat menentukan ukuran helm yang paling sesuai dengan lingkar kepala Anda. Namun, penting untuk dicatat bahwa setiap merek helm mungkin memiliki sedikit variasi dalam ukuran. Oleh karena itu, selalu disarankan untuk mencoba helm secara langsung sebelum membelinya.
Cara Memilih Helm yang Tepat
Selain mengukur lingkar kepala, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih helm. Hal-hal ini akan memastikan bahwa helm yang dipilih tidak hanya sesuai dengan ukuran, tetapi juga nyaman dan aman digunakan. Berikut adalah beberapa tips untuk memilih helm yang tepat:
-
Pastikan Helm Tidak Mudah Bergeser
Saat mencoba helm, pastikan bahwa helm tidak mudah bergeser saat dipakai. Jika helm terlalu longgar, maka akan mudah bergerak ke kanan, kiri, atau bahkan turun ke depan. Ini bisa sangat mengganggu dan berisiko jika terjadi saat berkendara. Untuk memastikan kenyamanan, cobalah bergerak atau menggerakkan kepala saat memakai helm. Jika helm tetap stabil, maka ukurannya sudah sesuai. -
Perhatikan Ketebalan Busa Pelapis dalam Helm
Helm yang nyaman harus memiliki busa pelapis yang cukup tebal dan lembut. Busa ini akan membuat kepala terasa lebih nyaman saat dipakai dalam waktu lama. Pastikan juga bahwa busa tidak terlalu keras atau terlalu lunak, karena keduanya bisa menyebabkan ketidaknyamanan. -
Cobalah Model Full Face atau Half Face
Ada dua jenis helm utama, yaitu full face (yang menutupi seluruh wajah) dan half face (yang hanya menutupi bagian atas kepala). Jika Anda ingin menggunakan helm full face, pastikan bahwa dagu dan wajah Anda tidak terlalu dekat dengan pelindung dagu. Idealnya, ada jarak sekitar dua ruas jari antara wajah dan pelindung dagu. Hal ini akan memastikan kenyamanan dan visibilitas saat berkendara. -
Periksa Keamanan dan Kualitas Helm
Helm yang baik harus memiliki sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia), yang menunjukkan bahwa helm memenuhi standar keamanan dan kualitas. Helm yang tidak ber-SNI bisa berisiko tinggi dalam melindungi kepala saat terjadi kecelakaan. Oleh karena itu, selalu pastikan bahwa helm yang Anda beli telah diuji dan disahkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Syarat Helm yang Harus Dipenuhi
Helm yang digunakan untuk berkendara motor harus memenuhi beberapa syarat keamanan dan kualitas. Hal ini diatur oleh Peraturan Menteri Perindustrian RI No.79/M-IND/PER/9/2015, yang menegaskan bahwa helm wajib ber-SNI sejak 1 April 2010. Berikut adalah beberapa syarat helm yang harus dipenuhi:
-
Bahan yang Kuat dan Tahan Cuaca
Helm harus terbuat dari bahan yang kuat namun ringan, seperti polikarbonat atau bahan serat karbon. Bahan ini harus tahan terhadap perubahan suhu, radiasi ultraviolet, serta bahan kimia seperti bensin dan minyak. Selain itu, bahan pelengkap seperti busa dan karet juga harus tahan air dan tidak mudah rusak. -
Konstruksi yang Aman
Helm harus memiliki konstruksi yang kuat dan stabil. Bagian tempurung helm harus tahan terhadap benturan dan memiliki lapisan peredam yang cukup tebal. Selain itu, tali pengikat dagu harus kuat dan tidak mudah putus. Tali ini juga harus memiliki lebar minimal 20 mm dan dilengkapi dengan penutup telinga dan tengkuk untuk meningkatkan kenyamanan. -
Ukuran yang Sesuai dengan Standar
Helm harus memiliki ukuran yang sesuai dengan standar nasional. Tinggi helm minimal 114 mm, sedangkan keliling lingkaran dalam helm harus sesuai dengan ukuran yang tersedia (S, M, L, XL, dan XXL). Selain itu, tidak boleh ada tonjolan tajam atau bagian yang bisa menyebabkan cedera saat dipakai. -
Tidak Menyebabkan Iritasi Kulit
Bahan-bahan yang bersentuhan dengan kulit, seperti busa dan kain, harus nyaman dan tidak menyebabkan iritasi. Helm yang baik harus memiliki bahan yang ramah kulit dan tidak mengandung zat-zat berbahaya.
Helm Ukuran L Cocok Untuk Umur Berapa?
Setelah memahami ukuran helm dan cara memilihnya, kini kita kembali ke pertanyaan utama: “Helm ukuran L cocok untuk umur berapa?” Meskipun ukuran helm tidak sepenuhnya ditentukan oleh usia, ada beberapa panduan umum yang bisa digunakan sebagai referensi.
-
Anak-anak (Usia 5–12 tahun)
Anak-anak biasanya memiliki kepala yang lebih kecil dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, ukuran helm yang sesuai untuk anak-anak umumnya adalah ukuran S atau M. Namun, jika anak-anak memiliki kepala yang cukup besar, maka ukuran L bisa menjadi pilihan. -
Remaja (Usia 13–18 tahun)
Remaja biasanya memiliki kepala yang lebih besar dibandingkan anak-anak, tetapi belum sepenuhnya mencapai ukuran dewasa. Oleh karena itu, ukuran helm yang sesuai untuk remaja bisa mulai dari ukuran M hingga L, tergantung pada ukuran kepala mereka. -
Dewasa (Usia 18 tahun ke atas)
Dewasa biasanya memiliki kepala yang lebih besar dan bentuk yang lebih stabil. Oleh karena itu, ukuran L sering kali menjadi pilihan yang ideal untuk orang dewasa. Namun, jika ukuran kepala melebihi 60 cm, maka ukuran XL atau XXL mungkin lebih sesuai.
Namun, ingatlah bahwa usia bukan satu-satunya faktor yang menentukan ukuran helm. Faktor seperti bentuk kepala, postur tubuh, dan aktivitas harian juga memengaruhi pemilihan ukuran helm. Oleh karena itu, selalu disarankan untuk mengukur kepala dan mencoba helm secara langsung sebelum membelinya.
Helm Khusus untuk Perempuan Berhijab
Bagi perempuan yang berhijab, pemilihan helm bisa menjadi tantangan tersendiri. Helm biasa sering kali sulit dikancing atau terasa terlalu menekan kepala. Untuk mengatasi masalah ini, kini tersedia helm khusus untuk perempuan berhijab yang dirancang dengan desain yang lebih nyaman dan aman.
Helm khusus hijaber biasanya memiliki model full face dengan pelindung dagu yang lebar dan nyaman. Desainnya juga dirancang agar tidak mengganggu penampilan, sehingga penggunanya tetap terlihat anggun dan sopan. Selain itu, helm ini juga dilengkapi dengan bantalan lembut yang tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi pada kulit.
Beberapa merek helm ternama seperti AGV, Shoei, dan HJC juga telah merilis produk khusus untuk perempuan berhijab. Helm ini biasanya memiliki warna-warna netral dan desain yang elegan, cocok untuk digunakan dalam berbagai situasi, baik untuk keperluan sehari-hari maupun acara formal.
Kesimpulan
Helm ukuran L cocok untuk usia yang beragam, terutama untuk remaja dan dewasa yang memiliki lingkar kepala sekitar 59-60 cm. Namun, penting untuk memperhatikan ukuran kepala secara individu dan mencoba helm secara langsung sebelum membelinya. Selain itu, pastikan helm yang dipilih memenuhi standar SNI untuk menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkendara.
Pemilihan helm yang tepat tidak hanya tentang ukuran, tetapi juga tentang kualitas, kenyamanan, dan keamanan. Dengan memahami cara memilih helm yang benar, Anda bisa memastikan bahwa helm yang digunakan tidak hanya sesuai dengan ukuran, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal saat berkendara.





