Apakah yang kalian ketahui tentang karotenoid? pigmen yang terkenal berada di wortel tersebut ternyata ada berbagai macam. Pada wortel, ia disebut beta-karoten. Tapi apakah kalian tahu tentang Lutein? Bayangkan sebuah perisai alami di dalam mata Anda yang terus bekerja menyaring gempuran cahaya biru dari gawai, itulah lutein, pigmen ajaib yang mulai banyak diburu untuk menjaga kesehatan penglihatan di era digital.

Jasa Penerbitan Buku dan ISBN

Secara sederhana, lutein adalah pigmen berwarna kuning-oranye yang banyak ditemukan di alam, terutama pada sayuran hijau seperti bayam dan kangkung, serta pada jagung, kuning telur, dan buah-buahan berwarna cerah. Tanpa kita sadari, sebenarnya kita sudah mengonsumsinya sehari- hari. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi lutein sendiri, sehingga satu-satunya cara untuk mendapatkannya adalah melalui asupan makanan atau suplemen.

Pigmen ini secara selektif menyerap dan menyaring cahaya biru berenergi tinggi dari gadget dan sinar matahari, yang diketahui dapat merusak sel-sel sensitif di retina mata. Tak hanya berfungsi sebagai pelindung, lutein bersama “pasangannya”, zeaxanthin, juga bertindak sebagai antioksidan kuat yang memerangi radikal bebas penyebab penuaan dini pada mata.

Lalu, bagaimana tepatnya lutein bekerja di dalam tubuh kita? Begitu dikonsumsi, lutein akan diangkut oleh aliran darah menuju mata, dan berkumpul di sebuah area kecil vital pada retina yang disebut makula. Bayangkan makula sebagai “layar proyeksi” utama mata yang bertanggung jawab untuk ketajaman penglihatan dan kemampuan melihat detail halus, seperti saat membaca atau mengenali wajah.

Di sinilah lutein, bersama dengan sepupunya yang bernama zeaxanthin, membentuk sebuah lapisan pelindung yang disebut Pigmen Makula. Lapisan kuning inilah yang menjadi benteng pertahanan pertama mata kita. Fungsinya ibarat “sunglasses dari dalam” atau tabir surya alami yang secara selektif menyaring dan menyerap paparan sinar biru berenergi tinggi yang dipancarkan oleh gawai, smartphone, dan sinar matahari.

Lalu, bagaimana cara memastikan kita mendapatkan cukup lutein? Kunci utamanya adalah pola makan berwarna. Usahakan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayuran dan buah-buahan berwarna setiap hari, dengan menekankan pada sayuran hijau gelap.

Meskipun suplemen lutein tersedia luas dan bisa menjadi alternatif, prinsip “makanan dahulu, suplemen kemudian” tetap yang terbaik. Dengan penggunaan gadget dan aktivitas yang sangat masif, meningkatkan asupan lutein bukanlah sekadar tren kesehatan, melainkan sebuah investasi jangka panjang yang cerdas untuk melindungi salah satu indra terpenting kita, yaitu penglihatan.

Penulis: Aulia Pratiwi