Salep Kloderma coklat dan hijau adalah dua jenis salep yang sering digunakan dalam pengobatan berbagai masalah kulit. Keduanya memiliki khasiat yang berbeda-beda dan digunakan untuk tujuan yang berbeda pula. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara salep Kloderma coklat dan hijau secara lengkap.
Mengenal Apa Itu Kloderma
Kloderma merupakan obat oles permukaan kulit untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit. Produk ini diproduksi oleh PT. Surya Dermato Medica Laboratories di Surabaya, Jawa Timur. Nama Kloderma bukan mengacu pada nama kandungan obatnya, melainkan hanya nama merk dagang saja. Kandungan utamanya pada produk ini yaitu zat aktif klobetasol propionat. Pada dasarnya obat ini mengandung steroid sintetis. Obat kulit ini mampu mengatasi berbagai masalah kulit seperti eksim, peradangan kulit, dan penyakit lainnya.
Jenis Varian Kloderma
Kloderma memberikan beberapa varian pilihan yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Beberapa jenis bentuk produk Kloderma:
- Cream: Salah satu produk Kloderma adalah dalam bentuk cream. Cream sangat mudah hilang ketika terkena air. Oleh karenanya, dianjurkan dipakaai setelah mandi.
- Gel: Gel hampir sama dengan cream yang berbahan dasar air. Ini juga membuatnya mudah hilang jika terkena air.
- Oinment: Oinment merupakan sebutan lain dari salep. Memiliki kandungan dari minyak yang membuatnya lebih tahan terhadap air.
- Lotion: Lotion memiliki kandungan air lebih besar dari ketiga varian sebelumnya. Ini membuat lotion lebih mudah terserap ke kulit.
Pada produk cream, gel, dan oinment tersedia dalam ukuran 5 dan 10 mg. Sedangkan lotion tersedia ukuran 30 ml.
Perbedaan Kloderma Hijau dan Coklat
Ilustrasi Permasalahan Kulit
!
Produk Kloderma memiliki 4 pilihan yang dibedakan berdasarkan sediaannya. Mulai dari yang teksturnya padat hingga ke tekstur yang cair. Perbedaan ini ditandai dengan warna kemasan yang berbeda-beda. Ada yang berwarna hijau dan ada pula yang berwarna coklat. Beberapa varian yang sering ditanyakan adalah perbedaan Kloderma hijau dan coklat. Berikut penjelasannya:
-
Sediaan
Perbedaannya terletak di bentuk atau sediaan yang dijual. Kloderma coklat merupakan obat dengan bentuk oinment atau salep. Sedangkan hijau dalam bentuk cream. -
Resistensi Air
Kloderma coklat memiliki kandungan minyak sehingga lebih tahan dan tidak mudah hilang ketika terkena air. Pada Kloderma hijau terdapat campuran air di dalamnya, sehingga mudah hilang jika terkena air.
Komposisi dan Warna
Perbedaan pertama yang mencolok antara salep Kloderma coklat dan hijau adalah komposisi dan warnanya. Salep Kloderma coklat mengandung bahan aktif zat klindamisin, sedangkan salep Kloderma hijau mengandung bahan aktif zat eritromisin. Ini adalah perbedaan utama dalam komposisi dan juga menghasilkan perbedaan warna pada salep tersebut.
Penggunaan
Salep Kloderma coklat umumnya digunakan untuk mengobati jerawat dan infeksi kulit lainnya. Zat klindamisin dalam salep ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Salep Kloderma hijau, di sisi lain, sering digunakan untuk mengobati luka terbuka, luka bakar ringan, dan infeksi kulit lainnya. Zat eritromisin dalam salep ini membantu mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi lebih lanjut.
Efek Samping
Karena kandungan bahan aktif yang berbeda, salep Kloderma coklat dan hijau dapat memiliki efek samping yang berbeda. Beberapa efek samping yang umum terkait dengan penggunaan salep Kloderma coklat adalah kemerahan, iritasi, dan kulit kering. Efek samping yang mungkin terjadi saat menggunakan salep Kloderma hijau termasuk gatal, sensasi terbakar, dan reaksi alergi. Jika Anda mengalami efek samping yang tidak diinginkan, segera hentikan penggunaan salep dan konsultasikan dengan dokter.
Ketersediaan
Salep Kloderma coklat dan hijau tersedia di apotek dan toko obat secara bebas. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum menggunakan salep ini, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit yang sensitif atau riwayat alergi.
Cara Penggunaan
Cara penggunaan salep Kloderma coklat dan hijau juga sedikit berbeda. Salep Kloderma coklat biasanya dioleskan tipis-tipis pada area yang terkena dua kali sehari, sementara salep Kloderma hijau dapat dioleskan setiap 3-4 jam pada luka terbuka atau kulit yang terinfeksi. Pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan dan mengikuti anjuran dokter atau apoteker.
Kesimpulan
Perbedaan antara salep Kloderma coklat dan hijau terletak pada komposisi, penggunaan, dan efek sampingnya. Salep Kloderma coklat digunakan untuk mengobati jerawat dan infeksi kulit, sementara salep Kloderma hijau digunakan untuk luka terbuka, luka bakar, dan infeksi kulit lainnya. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan salep Kloderma apa pun untuk memastikan penggunaan yang aman dan efektif.





