Mahasiswa Kelompok 188 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar program edukasi dan praktik pembuatan sabun cuci tangan berbahan dasar daun pandan di SD Negeri Keraswetan, Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Program ini digagas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menanamkan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini kepada siswa sekolah dasar.

Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) dan diikuti oleh siswa-siswi SD Negeri Keraswetan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UNS tidak hanya memberikan edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan sebagai upaya pencegahan penyakit, tetapi juga melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembuatan sabun cuci tangan alami dari daun pandan.

Pemilihan daun pandan sebagai bahan dasar didasari oleh ketersediaannya yang melimpah di lingkungan sekitar serta kandungan alami di dalamnya yang bersifat antibakteri dan beraroma menyegarkan. Selain lebih ramah lingkungan karena minim bahan kimia sintetis, pemanfaatan daun pandan ini juga dinilai aman bagi kesehatan kulit anak-anak. Melalui pendekatan partisipatif ini, siswa diajak memahami tahapan pembuatan sabun mulai dari pengolahan bahan alami hingga menjadi produk siap pakai, sekaligus mempelajari langkah mencuci tangan yang benar.

Ketua Pelaksana Program, Mutia Dwi Rizkyani, menjelaskan bahwa program ini digagas sebagai langkah pencegahan sederhana yang dapat ditanamkan sejak usia dini.

“Mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa SD Keraswetan tidak hanya tahu cara mencuci tangan yang benar, tetapi juga memahami bahwa bahan-bahan alami di sekitar mereka, seperti daun pandan, bisa dimanfaatkan menjadi produk kebersihan yang aman dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan sabun dan tampak senang dapat mencoba langsung proses pengolahan bahan alami menjadi produk jadi. Sebagai hasil nyata dari kegiatan ini, setiap siswa memperoleh sabun cuci tangan dari daun pandan yang dapat digunakan langsung, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Pihak sekolah turut menerima sabun tersebut sebagai fasilitas tambahan untuk mendukung penerapan PHBS secara berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi siswa SD Negeri Keraswetan, baik dalam meningkatkan kesadaran akan kebersihan diri maupun kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan alami. Ke depan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh sederhana yang bisa diterapkan secara mandiri oleh masyarakat maupun sekolah-sekolah lain di sekitar Desa Keraswetan.

Kegiatan KKN Tematik UNS di Desa Keraswetan mendapat arahan dari Dr. Cynthia Permata Sari, S.Si., M.Ling., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kelompok ini diketuai oleh Raka Aldeanava, dengan anggota Hanifah Alya Saputro, Rifdah Hanun Alfiyah, Etik Yunita, Dea Nurmalita, Jessika Pristiana Nesza, Mutia Dwi Rizkyani, Dhiyaa’ Kezia Syawalia, dan Asad Muti Falah.