INDOAKTUAL, JAKARTA – Bagi para pengusaha, tempat usaha seperti gedung perkantoran, ruko, pabrik, hingga gudang logistik bukan sekadar susunan bata dan semen.
Bangunan tersebut merupakan jantung operasional sekaligus investasi berharga yang menopang masa depan perusahaan.
Sayangnya, roda bisnis yang berjalan mulus bisa lumpuh seketika akibat risiko tak terduga.
Insiden mematikan seperti kebakaran, korsleting listrik arus pendek, hingga guncangan gempa bumi dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
Mengingat kondisi geografis Indonesia yang membentang luas di atas jalur cincin api (Ring of Fire) dan dikelilingi patahan aktif, hampir seluruh wilayah operasional bisnis di Tanah Air memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana.
Banyak pelaku usaha yang masih mengira bahwa mengalokasikan dana untuk kamera pengawas keamanan (CCTV) dan tabung pemadam (APAR) sudah cukup untuk mengamankan aset.
Padahal, infrastruktur tersebut hanya berfungsi sebagai alat pencegahan dan pengawasan, bukan instrumen finansial yang mampu membangun kembali aset yang telah hancur atau terbakar habis.
Langkah mitigasi paling komprehensif untuk melindungi neraca keuangan dan memastikan kelangsungan bisnis adalah dengan memindahkan risiko kerugian tersebut kepada lembaga profesional melalui kepemilikan asuransi properti perusahaan.
Standar jaminan perlindungan utama yang diberikan mencakup FLEXAS, yaitu ganti rugi menyeluruh atas kerusakan fisik bangunan yang disebabkan oleh kebakaran (Fire), sambaran petir (Lightning), ledakan (Explosion), kejatuhan pesawat terbang (Aircraft impact), dan asap (Smoke).
Tidak berhenti pada risiko kebakaran, ragam manfaat asuransi properti modern yang dikelola oleh Cendekia Proteksi juga memberikan fleksibilitas luar biasa bagi para tertanggung di seluruh Indonesia.
Tersedia opsi Property All Risk (PAR) untuk jaminan yang jauh lebih luas seperti risiko pencurian dan kerusakan akibat huru-hara.
Selain itu, terdapat opsi perluasan asuransi gempa bumi yang wajib dimiliki, mencakup jaminan ganti rugi dari dampak gempa tektonik, tsunami, hingga letusan gunung berapi.
Keunggulan nilai tambah dari Cendekia Proteksi dibandingkan asuransi konvensional terletak pada penerapan prinsip syariah yang diusungnya.
Melalui Akad Tabarru’, instrumen ini mengedepankan semangat tolong-menolong antarpeserta secara transparan dan adil, serta membebaskan pengelolaan dana dari unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maysir (perjudian).
Pemilik bisnis tidak hanya terbebas dari ancaman kebangkrutan saat musibah melanda, tetapi juga mendapatkan keberkahan finansial.
Guna mempermudah para pengusaha merencanakan mitigasi risikonya dari mana saja secara online, Cendekia Proteksi telah menyematkan fitur Kalkulator Premi otomatis yang sangat praktis di platform digital mereka.
Calon nasabah cukup memasukkan data jenis okupasi bangunan beserta Total Nilai Pertanggungan (TSI) dari aset tersebut untuk melihat estimasi biaya kontribusi secara langsung.
Hadapi dinamika risiko bisnis nasional tanpa rasa was-was, karena perlindungan yang amanah siap menjaga investasi Anda.





