Indoaktual, Bekasi – Granit berukuran besar memang bisa membuat ruangan terlihat lebih luas karena jumlah sambungannya lebih sedikit. Namun, memasangnya tidak sesederhana mengandalkan ukuran granit dan meratakannya di atas lantai. Semakin besar bidang granit, semakin besar pula perhatian yang perlu diberikan pada perekat dan cara pemasangannya.

Masalah seperti granit bergeser, tidak menempel sempurna, atau bahkan terangkat beberapa waktu setelah pemasangan dapat berkaitan dengan pemilihan perekat maupun proses aplikasi. Kondisi permukaan di bawahnya juga ikut menentukan hasil akhir.

Karena itu, penggunaan lem keramik untuk granit berukuran besar perlu dipertimbangkan dari beberapa sisi. Mulai dari daya rekat, kemampuan mengikuti pergerakan, sampai cara memastikan kontak antara granit dan permukaan cukup merata.

Mengapa Granit Besar Membutuhkan Perekat yang Tepat?

Ukuran granit yang lebih besar berarti bidang yang harus ditopang perekat juga bertambah. Bobot materialnya pun perlu diperhitungkan, terutama ketika granit dipasang pada dinding atau area yang menerima aktivitas tinggi.

Perekat yang digunakan sebaiknya dipilih berdasarkan karakteristik granit dan kondisi tempat pemasangan, bukan hanya karena dapat digunakan untuk keramik secara umum.

Bidang Granit yang Lebih Luas Membutuhkan Kontak yang Merata

Pada granit berukuran besar, adanya bagian yang tidak menempel dengan baik dapat menciptakan rongga di bawah material. Rongga tersebut dapat menjadi titik lemah ketika permukaan menerima beban.

Karena itu, pemasangan perlu menghasilkan kontak yang cukup antara perekat, substrat, dan bagian belakang granit. Teknik aplikasi juga perlu disesuaikan dengan ukuran material agar perekat tidak hanya terkumpul di beberapa bagian.

Berat Granit Perlu Diperhitungkan

Granit berukuran besar biasanya memiliki bobot yang lebih tinggi dibandingkan ubin berukuran kecil. Kondisi ini semakin perlu diperhatikan ketika material dipasang pada dinding karena adanya gaya gravitasi yang dapat menyebabkan material bergeser sebelum perekat mengeras.

Perekat dengan kemampuan menahan slip dapat membantu menjaga posisi granit selama proses pemasangan. Namun, karakteristik perekat tetap perlu disesuaikan dengan ukuran dan kondisi aplikasi.

Pergerakan Material Bisa Memengaruhi Ikatan

Material bangunan dapat mengalami perubahan dimensi akibat perubahan suhu maupun kondisi lingkungan. Jika perekat terlalu kaku untuk kondisi aplikasi tertentu, perubahan tersebut dapat memberikan tekanan pada lapisan perekat.

Untuk granit berukuran besar, kemampuan deformasi atau fleksibilitas perekat menjadi salah satu pertimbangan. Tujuannya bukan membuat granit bergerak bebas, melainkan memberikan ruang bagi sistem perekat untuk merespons pergerakan yang mungkin terjadi.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Tile Adhesive

Tidak semua perekat memiliki karakteristik yang sama. Sebelum memilih material, lihat dulu jenis granit, ukuran, lokasi pemasangan, dan kondisi permukaan yang akan digunakan.

Beberapa karakteristik berikut layak diperiksa sebelum pekerjaan dimulai.

Daya Rekat

Daya rekat menentukan kemampuan perekat mempertahankan ikatan antara granit dan substrat. Untuk granit berukuran besar, aspek ini semakin relevan karena material memiliki bobot dan bidang kontak yang lebih besar.

Jangan hanya melihat angka daya rekat pada data teknis. Perhatikan juga apakah perekat tersebut memang ditujukan untuk jenis material dan kondisi aplikasi yang Anda kerjakan.

Fleksibilitas atau Deformabilitas

Perekat dengan kemampuan deformasi dapat menjadi pertimbangan ketika sistem pemasangan menghadapi perubahan dimensi atau pergerakan tertentu.

Kebutuhannya tentu berbeda antara lantai interior yang relatif terlindung dan area eksterior yang lebih banyak mengalami perubahan suhu. Karena itu, karakteristik substrat dan lingkungan perlu dilihat sebelum menentukan jenis perekat.

Kemampuan Menahan Beban

Perekat perlu mampu mempertahankan posisi granit selama dan setelah proses pemasangan. Hal ini terutama perlu diperhatikan pada granit besar yang dipasang pada dinding atau area dengan aktivitas tinggi.

Untuk pemasangan vertikal, kemampuan mengurangi pergeseran atau slip menjadi salah satu karakteristik yang dapat diperiksa dalam data teknis material.

Waktu Kerja

Granit berukuran besar biasanya membutuhkan proses pemasangan yang lebih terkontrol. Pemasang perlu memiliki cukup waktu untuk menempatkan material, mengatur posisinya, dan memastikan kontak dengan perekat sudah baik.

Karena itu, open time atau waktu kerja perekat juga perlu diperhatikan. Jika perekat sudah membentuk lapisan pada permukaan sebelum granit ditempelkan, daya lekat yang dihasilkan dapat tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Kondisi Substrat Juga Menentukan Hasil Pemasangan

Perekat yang baik tetap membutuhkan permukaan yang siap. Substrat yang tidak rata, berdebu, rapuh, atau memiliki bagian yang mudah terlepas dapat mengganggu ikatan.

Sebelum memasang granit, periksa kondisi permukaan dan lakukan perbaikan jika memang diperlukan. Jangan menggunakan perekat untuk mengatasi ketidakrataan substrat yang seharusnya diperbaiki terlebih dahulu.

Pastikan Permukaan Bersih

Debu, minyak, sisa material, dan kotoran lain dapat mengganggu kontak antara perekat dan substrat. Permukaan perlu dibersihkan sesuai kondisi material dan metode pemasangan.

Jika terdapat lapisan lama yang sudah tidak kuat, bagian tersebut sebaiknya ditangani terlebih dahulu daripada langsung ditutup dengan perekat baru.

Periksa Kerataan Permukaan

Granit berukuran besar lebih sulit mengikuti permukaan yang bergelombang. Ketidakrataan substrat dapat membuat lapisan perekat memiliki ketebalan yang tidak seragam.

Akibatnya, sebagian area dapat menempel dengan baik sementara bagian lain memiliki rongga. Karena itu, kerataan substrat perlu diperiksa sebelum pemasangan.

Bagaimana Cara Memasang Granit Ukuran Besar?

Pemilihan material hanya satu bagian dari pekerjaan. Teknik pemasangan juga ikut menentukan seberapa baik granit menempel pada substrat.

Untuk granit berukuran besar, proses aplikasi perlu dilakukan lebih terkontrol agar permukaan belakang granit mendapatkan kontak perekat yang memadai.

Gunakan Trowel dengan Ukuran yang Sesuai

Perekat biasanya diaplikasikan menggunakan trowel bergerigi. Ukuran gerigi perlu disesuaikan dengan ukuran granit dan kondisi substrat.

Perekat kemudian diratakan dengan arah yang konsisten. Cara ini membantu menghasilkan ketebalan lapisan yang lebih terkontrol dibandingkan mengoleskan perekat secara acak.

Pertimbangkan Metode Dua Sisi

Untuk granit berukuran besar, metode buttering atau aplikasi perekat pada substrat dan bagian belakang granit dapat digunakan untuk membantu mendapatkan kontak yang lebih luas.

Teknik ini perlu dilakukan dengan benar. Tujuannya adalah mengurangi area kosong di bawah granit, bukan sekadar menambahkan lebih banyak material.

Pada produk yang memang ditujukan untuk big slab, Sika merekomendasikan metode aplikasi dua sisi untuk ukuran tertentu, dengan perekat diaplikasikan pada substrat dan bagian belakang granit.

Pasang Saat Perekat Masih dalam Kondisi yang Sesuai

Granit perlu ditempatkan ketika perekat masih berada dalam kondisi yang memungkinkan terjadinya ikatan. Jangan membiarkan lapisan perekat terlalu lama terbuka hingga terbentuk lapisan pada permukaannya.

Jika kondisi perekat sudah berubah, lapisan tersebut sebaiknya tidak dipaksakan untuk digunakan. Ikuti waktu kerja yang tercantum pada data teknis material.

Berikan Tekanan Secara Merata

Setelah granit ditempatkan, berikan tekanan yang cukup agar bagian belakang material mendapatkan kontak dengan perekat.

Pemasangan granit besar juga membutuhkan penanganan yang hati-hati karena ukuran dan bobotnya. Untuk pekerjaan dengan slab berukuran besar, penggunaan alat bantu dan tenaga kerja yang memadai dapat membantu menjaga posisi material selama pemasangan.

Jangan Hanya Melihat Ukuran Granit

Granit besar membutuhkan perhatian lebih pada pemilihan perekat dan teknik pemasangannya. Daya rekat, kemampuan deformasi, kemampuan menahan slip, kondisi substrat, hingga metode aplikasi perlu dilihat sebagai satu rangkaian pekerjaan.

Pemilihan lem keramik juga sebaiknya mengikuti ukuran dan karakteristik granit serta lokasi pemasangannya. Untuk kebutuhan granit berukuran besar, gunakan material yang memang dirancang untuk aplikasi tersebut, bukan sekadar memilih perekat berdasarkan jenis keramik secara umum.

Jika Anda sedang mencari produk lem keramik terbaik untuk granit berukuran besar, SikaCeram®-255 Big Slab dapat menjadi salah satu pilihan. Perekat berbahan dasar semen ini dirancang untuk pemasangan big slab dan lempengan tipis, termasuk semua jenis granit, pada lantai maupun dinding di dalam dan luar ruangan.

Produk ini memiliki klasifikasi C2TE S1 menurut EN 12004, dengan karakteristik deformabilitas, pengurangan slip vertikal, dan open time yang lebih panjang.

Sika juga menyediakan SikaCeram®-180 GA TileFix untuk berbagai kebutuhan pemasangan keramik, granit, marmer, mosaik, dan batu alam pada lantai maupun dinding, termasuk area kering dan area basah yang tidak terendam.

Untuk mendapatkan produk tile adhesive, Anda dapat membelinya melalui Sika Official Store di Shopee. Kunjungi juga website Sika Indonesia untuk melihat berbagai solusi tile adhesive yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan Anda.