Indoaktual, Jakarta – Komjen Pol. (Purn.) Nanan Soekarna memberikan apresiasi terhadap kehadiran RGOG Boys Indonesia, sebuah organisasi yang dinilainya memiliki potensi besar untuk menjadi wadah lahirnya generasi baru dan figur-figur unggul di lingkungan komunitas motor besar di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Nanan Soekarna saat ditemui melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan tersebut, mantan Wakapolri itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat ditawari untuk menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Pelindung RGOG Boys Indonesia. Namun, tawaran tersebut memilih untuk ditolaknya.

“Saya ditawari Ketua Dewan Pelindung dan beberapa jabatan lain yang bebas saya pilih namun saya menolak. Sekiranya ada orang-orang baru yang lebih niat dan punya kesenggangan untuk mengurusi ini, dan saya yakin ada, banyak itu. Ini organisasi potensial, lumbung yang akan lahirkan bibit extra unggul. Sayang gitu kalau salah langkah.” ujar sosok yang juga menjabat Ketua Umum DPP Asosiasi Penambang Nikel Indonesia ini.

Menurut Nanan, RGOG Boys Indonesia memiliki potensi yang sangat besar apabila dikelola dengan serius, profesional, dan melibatkan figur-figur yang memiliki kompetensi serta komitmen terhadap perkembangan organisasi.

Nanan sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh penting di lingkungan pergaulan motor gede (moge) Indonesia. Selain pernah menjabat sebagai Wakapolri, ia juga pernah dipercaya sebagai Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) selama dua periode pada 2010–2020. Nanan juga tercatat sebagai salah satu pendiri Motor Besar Indonesia (MBI).

Dengan pengalaman panjang tersebut, Nanan menilai bahwa label “Boys” pada RGOG tidak lantas menggambarkan organisasi yang belum matang. Justru menurutnya, figur-figur yang berada di dalamnya merupakan anak-anak muda dengan kapasitas dan kompetensi yang patut diperhitungkan.

“RGOG memang boys, tapi figur-figurnya ini yah anak-anak kita yang kompeten,” katanya.

Nanan juga mengaku telah menerima rancangan atau draft struktur organisasi RGOG Boys Indonesia yang dikirimkan oleh formatur. Ia memberikan penilaian positif terhadap konsep dan susunan organisasi tersebut.

“Saya udah dikirimin draft oleh Formatur-nya, bagus ini. Canggih dan sempurna susunannya, saya yah salut juga liatnya. Sangat bagus,” ungkapnya.

Ia menilai komposisi kepemimpinan RGOG Boys Indonesia juga menjadi salah satu kekuatan organisasi tersebut. Salah satu yang menjadi sorotan Nanan adalah sosok Ketua Umum RGOG Boys Indonesia, Mushannif Rajekshah, yang menurutnya memiliki kedekatan dengan dunia Harley-Davidson sejak usia sangat muda.

“Ya kan, mulai dari Ketum-nya si Harley (Mushannif Rajekshah) itu kan anak dari kecil udah main motor ikut bokapnya meski sebatas digandeng aja. Sampai nama panggilannya dari kecil itu dengan sebutan Harley tuh anak. Kurang hebat apa coba dia soal Harley-Davidson ini, apalagi Road Glide? Hehehe,” ujar Nanan sambil tertawa.

Menurut Nanan, pengalaman dan kedekatan dengan dunia motor besar yang dimiliki sejumlah figur dalam kepengurusan menjadi modal penting untuk membangun RGOG Boys Indonesia.

Ia pun memberikan penilaian positif terhadap jajaran pimpinan lainnya, termasuk unsur Dewan dan para pengurus bidang.

“Begitupun dengan unsur-unsur pimpinan lain yang setara. Ketua-ketua Dewannya dan juga para jajaran pengurus, Ketua Bidang dan lain-lain pun sangat fit and proper menurut saya,” tuturnya.

Lebih jauh, Nanan melihat RGOG Boys Indonesia bukan sekadar organisasi yang dibentuk untuk mewadahi hobi otomotif. Ia menilai organisasi tersebut dapat menjadi sebuah lumbung kader dan bibit unggul apabila mampu menjaga arah organisasi, membangun sistem yang baik, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

Karena itu, Nanan mengingatkan agar potensi besar tersebut tidak disia-siakan. Menurutnya, organisasi dengan sumber daya manusia dan komposisi figur seperti RGOG Boys Indonesia membutuhkan tata kelola yang tepat agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Ini organisasi potensial, sayang kalau salah langkah,” tegas Nanan.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi sekaligus pesan dari seorang senior yang telah lama berkecimpung di dunia kepolisian, otomotif, dan komunitas motor besar nasional terhadap hadirnya generasi baru dalam ekosistem moge Indonesia.

Dengan komposisi figur muda yang dinilai kompeten serta dukungan pengalaman dari para senior, RGOG Boys Indonesia berpeluang menjadi salah satu wadah yang tidak hanya memperkuat persaudaraan dan hobi otomotif, tetapi juga melahirkan bibit-bibit ekstra unggul yang mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi dunia otomotif dan masyarakat Indonesia.